GEOLOGI PERTAMBANGAN: SEBUAH PENGANTAR

Istilah Geologi Pertambangan berawal dari Geologi Tambang (Mining Geology). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tambang berarti lombong (cebakan, parit, lubang di dalam tanah) tempat menggali (mengambil) hasil dari dalam bumi berupa bijiih logam batu bara, dan sebagainya. Sedangkan pertambangan adalah urusan (pekerjaan dan sebagainya) yang berkenaan dengan tambang.

Gambar 1. Tambang Underground di Sawahlunto

Penulis juga tidak tahu pastinya kapan istilah Geologi Tambang berubah menjadi Geologi Pertambangan, namun yang jelas sebagai suatu Ilmu, Geologi dan Pertambangan merupakan sesuatu yang berbeda.

Hampir semua Perguruan Tinggi di Indonesia, memisahkan Jurusan (Program Studi) antara keduanya. Ada Jurusan Geologi dan ada Jurusan Pertambangan.

Hal ini sama dengan yang berlaku di Colorado School of Mines (Perguruan Tinggi Terbaik di bidang geologi dan pertambangan Versi QS World) Amerika Serikat, kedua jurusan ini terpisah. Meskipun ada Kelompok Riset yang menggabungkan keduanya.

Hanya beberapa Kampus di dunia yang memiliki Jurusan Geologi Pertambangan (tidak dipisah), salah satunya Camborne School of Mines (University of Exeter) Inggris, mempunyai Program Magister Geologi Pertambangan. Untuk Program Sarjana, salah satu yang mempunyai Program Geologi Pertambangan ialah di Curtin University (Australia).

Hanya satu Perguruan Tinggi di Indonesia yang pernah menggabungkan istilah Geologi Pertambangan dalam satu Jurusan, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM).

UGM pada Program Magister Teknik Geologi, pernah membuka Minat Studi Magister Geologi Pertambangan (MGP). Namun sayangnya sekarang MGP sudah ditutup sejak diberlakukan Kurikulum 2017 di Magister Teknik Geologi UGM.

Geologi Pertambangan lebih banyak digunakan di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagai nama Program Keahlian (Kompetensi Keahlian).

Apakah itu Geologi Pertambangan?

Mining geology is a specialized area of applied geological sciences that historically evolved as a support for operating mines and for evaluating mining projects (Abzalov, M., 2016).  The main objective of mining geology is to provide detailed geological information, and undertake technical and economic studies to evaluate a mining project (Abzalov, M., 2016).

Geologi tambang adalah aplikasi geologi dalam industri pertambangan (Balfas, M.D., 2015).

Mining geology is an applied science which combines the principles of economic geology and mining engineering to the development of a defined mineral resource (Lacy, W.C., 1983).

Dari ketiga pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa Geologi Pertambangan merupakan ilmu spesialisasi berupa aplikasi dari ilmu geologi untuk mendukung operasi pada industri pertambangan dari menemukan sumber barang tambang (bahan galian) sampai dengan mengevaluasi proyek penambangan.

Jadi dapat dikatakan bahwa Geologi Pertambangan merupakan bagian dari Ilmu geologi yang khusus untuk mendukung penambangan.

Ruang Lingkup

Sebagai sebuah bidang spesialis, Geologi Pertambangan a.k.a Geologi Tambang memiliki ruang ling

1. Pekerjaan Sebelum Penambangan

Meliputi; pencarian (prospeksi) dan pembuktian (eksplorasi) untuk mendapatkan keterangan mengenai letak, bentuk, sifat-sifat, mutu, dan cadangan suatu cebakan mineral (Balfas, M.D., 2015)

2. Pekerjaan Selama Operasi Penambangan

Meliputi: pemetaan, korelasi data, pengembangan, dan pengecekan akurasi data eksplorasi (Balfas, M.D., 2015).

3. Analisis mineral/bahan galian

4. Komunikasi

Menyusun dan menyajikan laporan eksplorasi (Balfas, M.D., 2015).

Colorado School of Mine dalam situsnya mencantumkan ruang lingkup kajian Geologi Pertambangan adalah:

Penggunaan alat geologis untuk mengatasi masalah teknis dan sosial-teknis dalam eksplorasi mineral, pengembangan tambang, produksi, dan reklamasi.

Proyek yang dikerjakan oleh Grup Penelitian Geologi Pertambangan Colorado School of Mines berkaitan dengan:

• Menjelaskan proses geologi yang membentuk deposit bijih untuk mengidentifikasi vektor eksplorasi mineral.

• Menggunakan data geologis untuk meningkatkan keselamatan selama operasi tambang.

• Memanfaatkan geologi endapan bijih dan geokimia untuk pemrosesan mineral yang efisien dan reklamasi tambang yang lebih holistik.

• Mengintegrasikan aspek teknis eksplorasi mineral dan teknik pertambangan ke dalam pelibatan pemangku kepentingan dan desain yang berpusat pada masyarakat.

Daftar Pustaka:

Abzalov, M. (2016). Applied Mining Geology. Swiss: Springer

Balfas, M.D. (2015). Geologi Untuk Pertambangan Umum. Yogyakarta: Graha Ilmu

Lacy, Willard C., ed. (1983). Mining geology. Stroudsburg, Pa.: Hutchinson Ross Pub. Co

https://mininggeologyresearch.mines.edu/1

http://handbook.curtin.edu.au/courses/31/318804.html

http://pasca.geologi.ugm.ac.id/magister/wp-content/uploads/2019/02/2018-07-26-Panduan_Akademik_S2-TGL-2018.pdf

http://www.exeter.ac.uk/postgraduate/courses/mining-engineering/mining-geology-msc/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *